Tunggu Aku

IMG_4628

Istriku,
Tadi aku menyiram kebunmu yang selalu engkau rawat itu.
Bunga ajisai yang berwarna biru lebih banyak daripada yang berwarna pink loh.
Aku sempat menghitungnya. Sayangnya tadi aku terantuk akar pohon di pojok kebun dan terjatuh terduduk.
Aku tak bisa kemana-mana lagi. Hanya bisa memandang langit-langit dan menunggu waktu bertemu denganmu.
Aku juga sudah capai hidup 90 tahun. Tiga tahun tanpamu terasa sepi sekali.

 

63

Iklan

34 comments on “Tunggu Aku

  1. Jadi, bunga ajisai berwarna biru itu lambang kesetiaan lelaki ya Nechan? Kalau iya, nanti aku tanam di depan halaman surau, hehehe..

    Cerita ini jadi keren, karena ditulis seorang perempuan dengan tokoh utama pria.. Mantap deh pokoknya ๐Ÿ™‚

    • hahahaha ajisai itu adalah bunga yang sedang musim sekarang. timely gitu…

      soal tokoh laki-laki… hmmm sebenarnya aku sedang membayangkan pak Watanabe. Dia memang ditinggal istrinya duluan, dan pernah jatuh meskipun tidak sampai harus berbaring terus.

  2. Jadi ingat seorang teman FB yang ditinggal isterinya meninggal karena CA…foto-foto nya menyuarakan isi hatinya.
    Dan menceritakan ke isterinya kalau anak lelakinya telah berumur 13 tahun.

    Seperti lelaki yang selalu menyiram bunga biru kesayangan isterinya ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s