Serba Besar

Kalau sudah baca postinganku kemarin tentang Bengkuang Raksasa, hari ini aku mau memperlihatkan sebuah foto:

Lobak, Brokoli dan clip

Apanya yang besar sih? Dibandingkan dengan clip begitu aja kelihatannya semua biasa dan normal saja kan? Tapi….. coba kalau lihat foto berikut ini :

Lobak, Brokoli, Clip Raksasa dan clip biasa 😀

Bisa tahu kan bahwa memang lobaknya besar (panjang 50 cm), juga clipnya Raksasa :D. Lobak itu adalah jenis Lobak Nerima (Nerima nama daerah tempat tinggalku) yang dipanen oleh Riku hari ini. Biji lobak (daikon) ditanam sekitar bulan September dan baru tadi di panen. Daerahku memang terkenal dengan lobaknya.

Sedangkan paper clip raksasa itu aku beli di toko 100yen dekat rumah. Lucu juga melihat ada paper clip sebesar itu. Biasanya dipakai sebagai pembatas buku. Brokolinya aku beli dari petani sayuran tetanggaku. Setiap pagi ojiisan (kakek) itu menjual beberapa sayuran hasil kebunnya dengan harga sama semua, yaitu 100 yen.

Kebetulan tadi aku juga bercakap-cakap dengan Nique, dan dia tanya apakah Brokoli itu bisa dibekukan. Memang aku pernah menulis di sini, cara-cara menghemat tentang sayuran yang dimasukkan freezer.

Kalau sayuran membeli banyak? Kan pasti terbuang? Hmmm di musim panas sayuran murah sehingga bisa membeli banyak sekaligus. Misalnya brokoli dan bayam biasanya aku rebus sebentar (setengah matang) lalu masukkan dalam plastik untuk masukkan freezer. Ketimun, wortel, umbian  kalau banyak, aku simpan dibungkus koran sebelum masuk lemari es. Cara membungkus dengan koran aku dapati dari papa-mama di Jakarta, karena sayur bisa tahan lebih lama dalam koran daripada langsung taruh begitu saja di rak sayur lemari es. Kecuali ketimun yang memang lebih enak segar atau diacar, bisa juga direbus dulu setengah matang sebelum masuk freezer. (selanjutnya baca di sini ya)

Dan kebetulan beberapa hari yang lalu aku juga menonton TV yang memberitahukan bahwa brokoli itu mengeluarkan gas tertentu yang bisa membuat sayuran lain yang disimpan bersama jadi cepat busuk. Karena itu waktu menyimpan brokoli mentah harus dibungkus kertas/kitchen towel dulu lalu dibungkus plastik. Jangan terbuka. Sedangkan aku lebih suka merebus setengah matang, tiriskan lalu masukkan plastik untuk kemudian dimasukkan ke freezer. Dalam acara TV itu juga dikatakan bahwa vitamin yang terdapat dalam berbagai jenis jamur (shiitake dsb) akan lebih meningkat jika dimasukkan ke dalam freezer dulu.

Krismariana pernah menanyakan padaku sayur apa saja yang bisa dibekukan. Semua yang dijual frozen pasti bisa kan? Ada vegetable mix (brokoli, wortel, peas), kentang. Aku biasanya : bayam, toge, daun bawang iris, bumbu dapur potong yang sesuai keperluan (sereh, laos, jahe,temu kunci, daun salam, daun jeruk), jamur shiitake, jagung (biasanya pretelan atau yang sisa kaleng).

Tapi untuk daikon, di Jepang biasanya ada kebiasaan untuk menggantung daikon untuk dikeringkan. Daikon kering itu bisa dibuat acar, atau dipotong halus panjang-panjang yang lebih dikeringkan lagi. Waktu mau dimakan direndam ke air untuk mengembalikan ke bentuk semula (seperti kita merendam bihun deh). Ini adalah chie atau pengetahuan orang-orang yang hidup di negara salju.

Nah, aku sudah punya lobak raksasa, banyak persediaan sayur, yang sekarang kuperlukan hanyalah: freezer raksasa! hehehe.

clip raksasa di depan display 14 inchi 😀

Iklan

19 comments on “Serba Besar

  1. astaganaga! klipnya gede amat yak? *bengong*
    ini bisa buat pembatas buku yg besar dong ya? masih belum kebayang deh….

    mbak, aku juga ikut-ikut masukin sayuran ke freezer. kalau bayam suka beli banyak buat pecel hehe. makasih buat infonya ya. akan segera kupraktikkan deh! 🙂

  2. Melihat klip raksasa itu, aku jadi ingat peniti raksasa milik alm. Abah Us Us.. Dulu, beliau selalu mengenakannya setiap kali manggung.. Nechan tau kan? 🙂

    Sayuran dan barang-barang di rumah sudah pada raksasa, semoga orang-orangnya gak ikutan jadi raksasa juga ya, haha… 😀

  3. wah kita yg di Indonesia memang kurang paham cara menyimpan sayur di freezer, mungkin karena sayuran selalu tersedia sepanjang tahun. terima kasih atas tips2 perkenalannya ya 🙂

  4. Omaigat gw ampir teriak pas buka blogmu dan liat foto pertama.. bentuknya kaya…. ah sudahlah 🙂 Sepertinya kamu suka yang… besar-besar hahahaha

  5. Freezernya segede apa dong, mbak? Segede yang di supermarket itu kali ya…. 😀

    Btw, lagunya sip banget. Cocok didenger sore-sore mendung kayak gini.. I love it.

    Met sore, Mba Imel….

  6. Astaga klip raksasanya . . . . wah penggunaan lahan jadi efisien nih tonase lobak per satuan luas meningkat. Trend berubah-ubah ya dari raksasa ke mini dan sebaliknya mengikuti permintaan pasar. Salam

  7. mbaaaa ga salah tuh paper clipnya? Keren amir … buat senjata juga ok tuh xixixi klo ada yg macem bisa buat nusuk kan hahaha *otak kriminal*

    lobak? tidak suka saya 😀

    eniwe, thanks ya mba, tipsnya diulang lagi 😀 biasa deh males nyari enak nanya hahaha

    *sambil ngitung komentar disini ada berapa hahaha*

  8. Tip yang bermanfaat Imel, makasih ya…..soalnya si mbak mau pulkam. Selama ini saya tenang-tenang aja, karena selalu ada penggantinya.
    Sekarang, karena suami kuliah lagi, si mbak di Bandung juga nggak fleksibel ditarik sana sini…ditambah sekarang ada cucu di rumah (senengnya…..), cuma masih cari yang momong, biar bundanya bisa kuliah lagi.

    Hmm….ijin copy ya, mau ditempel di lemari dapur….soalnya ntar susah lagi carinya (lupa kapan artikel ini ditulis)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s