Ulang Tahun Bersama

Selama aku berada di Indonesia 24 tahun sejak lahir, belum pernah mengetahui ada orang yang berulang tahun bersamaan denganku.  Tapi sejak datang ke Jepang, aku mengetahui bahwa ada beberapa orang yang bersamaan dengan aku “bertambah umurnya”. Pastor Bambang Rudianto SJ,  seorang murid ibu-ibu  yang direktur perusahaan Jepang di Indonesia, seorang mantan mahasiswa Senshu University, dan….. mantan pacar, alias suamiku Gen Miyashita. Karena Gen mempunyai saudara kembar, jadi kami bertiga dalam keluarga Miyashita merayakan ulang tahun bersama.

Dari beberapa teman di FB menanyakan “Kok bisa sih suami istri ulang tahun bersamaan?”… Yah, aku juga tidak tahu, mungkin itu yang disebut jodoh kali ya? hehehe. Pertanyaan lain, “Dapat hadiah apa dari husband?” Nah, kalau ini aku bisa jawab. Waktu pacaran dan awal-awal pernikahan, kami masih saling memberikan kado ulang tahun. Tapi lama-lama memberi kado itu seperti “tukeran kado” saja, padahal sumber keuangannya sama…hehehe. Jadi kami sudah lama menghentikan kebiasaan saling memberi kado.

Tahun ini, ulang tahun kami jatuh pada hari Jumat, dan hari Sabtu dan Minggunya di Jepang diadakan ujian pusat atau center-shiken yang mungkin bisa disamakan dengan Sipenmaru (jadul yah hihihi) atau UMPTN/ SPMB dll deh. Karena universitas tempat suamiku bekerja dipakai juga sebagai lokasi ujian, maka mulai malam sebelum ujian Gen harus menginap di dekat kampus. Kami hanya bisa merayakan ulang tahun bersama pada waktu makan pagi saja, sebelum Riku ke sekolah dan Gen ke kantor. Dan fotonya aku sudah pasang di posting sebelum ini. (Kuenya aku yang buat loh, berbentuk hati dua tumpuk hihihi)

Mumpung suamiku menginap di kantor, aku kan kesepian tuh…. (alasan aja sih), jadi sudah dari sebelum Natal aku mengajak Ekawati Sudjono yang sedang belajar di Tsukuba dan Narpen dari Toyohashi untuk menginap di rumah untuk menemani aku. Jadi deh “Pesta ultah ala Indonesia”  bersama teman-teman selama 2 hari.

Jumat dimeriahkan dengan kehadiran Eka, dan dua ibu yang tinggal di Tokyo, Whita Hikaru dan Nesta Iijima. Pertemuan dengan Whita sudah yang ke 3 kalinya tapi aku baru pertama kali bertemu dengan Nesta, yang “mengaku” TE Reader waktu berkenalan denganku. Terima kasih ya Nesta sudah mau membaca TE.  Seputar meja makan kami menikmati Mie Bakso Pangsit Goreng, Ikan Rica-rica, Ayam Bakar Padang, kroket, Macaroni Schotel… dan memotong kue ultahnya. Karena ibu-ibu tentu saja percakapan tidak jauh mengenai kehidupan di Jepang dan cara-cara berhemat :D.

Formasi Jumat bersama Nesta, Whita dan Eka

Sabtu pagi aku dibangunkan dengan dering email dari Narpen yang menanyakan arah jalan ke rumahku dari Shinjuku. Sambil menunggu kedatangan Narpen aku membersihkan rumah dan menyiapkan sarapan Mie Bakso untuk Narpen. Tadinya sih ingin tidur kedua, tapi karena anak-anak sudah bangun, terpaksa deh menyiapkan sarapan untuk mereka, Omuraisu. Dan bablas terus membuat Sayur Lodeh, Tahu Isi, Lumpia dan Pangsit.

kopdar blogger, Fety dan aku

Kemudian terjadilah kopdar blogger di rumahku, dengan kehadiran Fety yang biasa menulis di Fety Sebuah Cerita tentang Kehidupan. Terima kasih banyak Fety yang mau melangkahkan kaki jauh-jauh dari Chiba (mungkin total makan waktu 2,5 jam ya one-way)  sampai ke rumahku.

aku, anak-anak dan tante tina alias titin

Selain Fety ikut bergabung adik kandungku sendiri, Tina yang terakhir bertemu sebelum Natal, dan Steven, pelajar mombusho (beasiswa dari depdikbud Jepang). Jadi deh Steven yang termuda karena dia berusia 18 tahun! Dia lahir, aku datang ke Jepang tuh….

Aku dan Steven, yang dihubungkan melalui Twilight Express oleh Mama Steven

Steven bisa datang ke rumahku karena Miss Eka (panggilan dia pada Ekawati Sudjono) yang mantan guru bahasa Inggrisnya sebelum datang ke Jepang. Aku ingin sekali bertemu dengan Steven, meskipun sebetulnya lebih ingin bertemu dengan ibunya Steven (Mama Steven, jika membaca postingan ini aku ingin mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya). Mama Steven ini yang mengenalkan TE pada Eka sebelum datang ke Jepang, supaya Eka bisa belajar tentang Jepang. Jadi boleh dikatakan Mama Steven yang mempromosikan TE di Jakarta. Hebatnya Mama Steven mempunyai dua anak yang jenius dan mendapat beasiswa ke Jepang! Suatu waktu mungkin kita bisa bertemu ya.

Formasi hari Sabtu kiri-kanan, Fety, Narpen, aku, Eka dan Steven

Minggu pagi kedua tamu istimewaku, Eka dan Nerpen cek out dari Nerima  Hotel (a.k.a rumahku) jam 1 siang, setelah makan soto ayam. Kami berlima naik bus ke Kichijouji karena Riku ingin mendownload games untuk DS nya. Untung saja ada alasan itu karena kalau tidak aku tidak keluar rumah 2 hari deh. Dan cukup terperanjat melihat penunjuk suhu udara tertulis 5 derajat di pukul 2 siang! Jadi pagi hari pasti lebih kurang dari itu. Memang aku sempat membaca di status teman-teman di kota lain di Jepang tertutup salju. Tinggal Tokyo saja nih yang belum.

Bergaya di lantai bawah apartemenku sebelum pergi ke Kichijouji

Kami berpisah di stasiun Kichijoji, Eka dan Narpen naik kereta ke tujuan masing-masing, sedangkan kami naik bus lagi kembali ke rumah. Dalam bus, kami duduk di bangku panjang paling belakang, dan di sebelah kami duduk 3 orang satu keluarga “aneh” bukan aneh karena bapaknya orang Africa, ibunya orang Jepang dan satu anak laki-laki (tidak boleh loh menilai dari penampilan) tapi anehnya karena mereka sangat ribut, berbicara keras bahasa Jepang, berbisik bahas Inggris (tapi kan banyak juga yang bisa dengar) dan bertengkar soal keuangan rumah tangga, dsb dsb. Doooh ribut bener deh, sampai Kai saja lihat ke arah mereka terus dengan “takjub” hihihi. Setelah turun aku mengucapkan terima kasih kepada dua anakku, karena mereka tidak pernah cerewet, berkata keras-keras dalam bis, atau “ngomongin” orang…. sambil aku peringatkan mereka untuk jangan meniru perbuatan keluarga tadi.

Akhirnya papa Gen pulang pukul 8 malam dan disambut anak-anak (dan mamanya) seakan-akan tidak bertemu seminggu hihihi. Dan tugasku tentu saja menyiapkan makan malam versi ultah yang sengaja aku “sisakan” (kok kata sisakan kurang enak ya? Bahasa Jawa ngengehin kedengarannya lebih halus ya? atau aku salah?) untuknya.

Sudah lewat 2 hari dari hari ulang tahun kami, tapi excitement ultah masih terasa di hatiku. Sekali lagi terima kasih atas ucapan dari teman-teman, dan khusus untuk 3 bidadari – 3 angels sahabatku Jumria, Eka dan Yessy yang sudah menitipkan kadonya lewat Eka. Kadonya cantik loh (secantik yang ngasih, yang pakai dan yang bawain! hihihi).

The Birthday girl lady with necklace from 3 angels, and flowers from whita.

Kemudian kedatangan Eka, Narpen, Whita, Nesta, Fety, dan Steven ke rumahku dan membuat rumah ceria dan HANGAT. Kalah deh udara dingin dari luar dengan kehadiran kalian. Dan sebagai penutup, di sini aku mau mengucapkan “Selamat Ulang Tahun untuk Eka yang berulang tahun kurang lebih 2 jam lagi, tanggal 17 Januari. Semoga tetap sehat, sukses dalam cita dan cinta (ehm), selamat menikmati Disney Sea hari ini dan semoga bisa bertemu lagi di Tokyo dalam waktu dekat, atau akhir tahun nanti ya….cup cup dari Imelda, Riku dan Kai”.

Iklan

36 comments on “Ulang Tahun Bersama

  1. mbak imelda, selamat hari lahir 🙂 *tamu yang sama sekali tidak tahu klo tuan rumah lagi ulang tahun* maaf..maaf..maaf, mbak 🙂 minta fotonya, mbak 🙂 copy yah, mbak. *celingak-celinguk, cihuy aku yang pertama komentar di TE :D*

  2. Selamat ultah mbak… Wah serunya cara ultah mbak Imelda, sampai berhari-hari begitu perayaannya hehehe….
    Seperti yg lainnya juga, aku takjub karena ultah mbak bisa barengan dg suami.. Keuntungnnya tentu saja irit di perayaan ya mbak… ^_^

  3. (Maaf) izin mengamankan KEDUAX dulu. Boleh, kan?!
    Wuih, asyik bener Mbak bisa ultah bersama dengan suami dan saudara ipar. Apalagi pestanya sampai berhari-hari gitu.
    Selamat ultah, Mbak.

  4. kayaknya seneng banget….
    jadi pengen ikutan,,sayang jepang jauh banget…..

    Aku sama temen kecilku juga ultah barengan,,tiap tahun pasti ngerayain bareng…..

  5. Aaahhhhhaaaaiii …
    Ini manis sekali …
    EM bertemu juga dengan Fety …
    Juga dengan teman lain …

    Yes Indeed This is the beauty of Blogging

    Salam saya

  6. Kalau waktu di Indonesia jarang ada yang ulang taunnya bareng Bu Em, semata bukan karena nggak ada yang menyamai, tapi karena nggak terekspose.
    Knapa?
    Karena mereka nggak cukup biaya buat ngerayakan…. 😀
    Kalaupun ada, hanya cukup untuk kebutuhan lain.
    Salam & Selamat Ulang Taun (lagi)

  7. Atau begini…
    Coba nanti pas Bu Em ulang tahun, pulang ke Indonesia…
    Nah tepat di tanggalnya, Bu Em keliling ke semua rumah bersalin se Jakarta…
    Dijamin yang ulang taun persis ultahnya Bu Em ada buanyakkkkkk…..
    Owekk… Owek… Owek… Begitulah bunyinya 😀
    Untuk wilayah Semarang dan sekitarnya nanti saya yang survey.
    Okey?

  8. saya juga sampe sekarang gak pernah kenal langsung ama orang yang tanggal lahirnya sama lho ama saya. adanya biasanya tuh mamanya temen atau sodaranya temen.

    tanggal lahir sama ama pasangan malah enak ya mbak, karena biasanya sifat2nya jadi mirip jadi bisa lebih memaklumi. ya gak.
    soalnya saya ama esther tanggal lahirnya beda seminggu, jadi at least masih 1 zodiac sign, kadang sifat2 kita jadi banyak miripnya… 🙂

    btw asik banget tuh makan2nya! yang foto rame2 itu bagus fotonya!!!

  9. Waw..Ada aku di TE..Ureshii 😀
    Makasih ya mbak sudi mengundangku & berbagi keceriaan juga makanan lezat di hari ulangtahunmu. Berkat TE walaupun baru sekali bertemu, tapi rasanya uda kenal lama.
    Senang pool deh.

    (ps.bisa jumpa Rikukun & Kaikun yang cakep pula..Komplit sudah, sekomplit bakso ala Nerima di hari bahagia itu..hihihi)

  10. hwaaa… fey ketemu sama mBa Imel..!

    pesta ultah yang berkesan, dikunjungi teman2 istimewa..

    Happy Birthday mBak Imeeeel..!
    semoga sehat dan semangat selalu

  11. Saya suka sekali baca tulisan ini, juga foto-foto EM di Fesbuk.
    Kayaknya meriah sekali ya….
    Dan lihat tuh, Steven jadi cowok paling ganteng, dan fotonya melipir dipinggir…hehehe…pasti dia bingung lihat cewek/ibu2 rame banget.
    Dan ternyata…Fety ikutan gabung…..membayangkan pasti seru sekali…..

    Padahal, semua diawali dengan blog ya Imel…
    Saya kenal Imel dari membaca TE, terus kemudian mengenalkan anakku karena mau berangkat ke Jepang.
    Dengan Fety juga lewat blog….karena saat itu saya suka blog teman-teman yang kuliah di Jepang, berhubung si bungsu mau ke sana. Berlanjut ketemu Eka, yang sesama alumni SMA 70…seruu banget.

    Sekali lagi..
    Selamat Ultah buat Imelda, tanggal 14 Januari 2011
    Dan selamat ultah buat Eka, tanggal 17 Januari 2011….
    Semoga EM dan Eka (huruf depannya sama…E) berbahagia, serta tercapai apa yang dimimpikan.
    Amien

  12. Benar-benar sebuah persembahan yang istimewa bagi Nechan di ulangtahun kali ini dari para sahabat ya… 🙂 Nechan memang pantas kok mendapatkannya…

  13. Whuaaaaaa….
    Ultah + kopdar = seruuuuu..
    terutama buat yang tinggal di rantau seperti mba Imelda ya 🙂

    Walopun udah ngucapin di FB…
    Aku ucapin selamat ulang taun lagi buat mba Imelda ya 🙂
    Semoga bahagia selalu 🙂

  14. Meski sudah bertahun-tahun kenal, meski sudah diceritakan berulang kali seperti apa awal perkenalan dengan Gen, sampai sekarang tetap saja aku masih tidak habis pikir: bagaimana mungkin dua orang yang lahir pada hari yang sama bisa menikah dan menjadi sejoli suami istri! Itu sungguh menakjubkan! Merayakan hari lahir setiap tahun secara bersamaan sebagai pasangan. Nggak ngerti… Nggak ngerti… Tapi mungkin betul: itulah jodoh 🙂

    Bagaimana pun selamat! Keluarga kecil yang bahagia. Senang (baca: iri) melihatnya… 😀

    • Hari ini baca blog EM kaget….
      Lho! Kok nama DM di urutan teratas? Rupanya yang bertapa turun gunung langsung komentar banyak-banyak…hehehe..
      Dan itu demi ultahnya EM…hmm betapa indahnya…
      Habis ini DM bertapa lagi?

  15. Mbak Em,, kapan ya aku bisa rasain nginep di Nerima Hotelmu yang teduh ituuuhhh… pengen banget deh, disuguhi kehangatan, keramahan dan tentu saja masakan2 lezat dari dapurmu yang yuummiii bgt.. 🙂

    moga kita bisa ketemu nanti suatu waktu ya mbak…
    hepi bday, maaf telat..
    selalu berharap akan kebahagiaan dan kesuksesanmu mbak.. 🙂

    salam untuk Kai n Riku
    dan tentu selamat Ultah juga untuk Papa Gen 🙂

  16. Mbak Imel …. senang sekali baca posting ini. Begitu banyak sahabat yang ikut merayakan ulang tahun Mbak Imel, dan menghangatkan rumah Nerima di tengah suhu Tokyo yang dingin. Meskipun tinggal jauh dari tanah air dan keluarga besar, terbukti banyak orang yang hadir dalam hari-hari bahagia Mbak Imel 🙂

    Saya senang membaca posting ini, tetapi juga malu (karena terlambat memberi ucapan selamat, dan tidak sempat mengirim kado pula 😦 … maaf Mbak, kemarin betul-betul sedang sibuk … ), sekaligus juga iri, membayangkan kalau saja saya bisa ikut bergabung di Tokyo bersama teman-teman, alangkah senangnya … 🙂

    Selamat ya Mbak, segala yang terindah buat Mbak Imel

  17. ..
    gak salah deh kalo Mbak EM dapat julukan ratu kopdar..
    hihihi… 🙂
    usagi goya pun disulap jadi tempat acara kumpul-kumpul.. ^^
    ikan rica-ricanya mantaf tuh, apalagi kalo pedesss.. huff..
    ..

  18. di posting yang lalu kupikir karena ultahnya bareng itu adalah ultah perkawinan,

    maaf salah ya…, diulang deh kalau gitu, selamat ulang tahun ya mbak EM,

    kalau ultah pasaran mbak, banyak yang nyamain, he…he..he…
    ultahku itu sama dengan adik sepupu, dan dengan kakaknya papa, dan satu lagi dengan tetangga sebelah, he…he..

  19. WAAAAAAAAAAAA…. TELATTTTT BACAAAAAA 😦

    Terima kasih yaa K Imel Sayang, cantik dan berhati lembut..
    Dateng ke rumah K Imel tuh bagaikan oase di padang pasir deh pokoknya..
    I feel like I’ve got a second home to go 🙂
    Terima kasih banyak yaaa k..
    Jangan bosan kedatangan “anak2 kos” yang kl lihat menu Nerima selalu mengeluarkan
    suara “WOOOWWWWWWW” keras banged hehehe
    Kiss-kiss buat dikau dan duo krucils..
    Buat K gen? salam manis aja deh hehehehe

    sama-sama Eka, sudah ditemani jadi ngga homesick di hari ultahku itu
    EM

  20. Mungkin ini yg dinamakan soulmate sampai tanggal lahir aja samaan yaa. Selamat Ulang Tahun Mbak Imelda dan suami. Moga panjang umur, sehat, bahagia selalu.

    heheheh Mungkin ya. Terima kasih ya Misfah
    EM

  21. Asyik, ultah plus kopdaran, indahnya pertemanan lewat blogging.
    Kapan datang ke Indonesia lagi ?
    *nyesal nggak bisa kopdaran tahun lalu*

    Iya sayang th lalu tidak bisa ketemu ya. Tapi biasalah kalau punya anak batita ya sulit
    Moga-moga summer th ini bisa mudik

    EM

  22. waaah. asyik banget ultahannya…
    paling asyik deh kaya gini…
    sama temen2…
    sederhana…
    tapi hangat dan meriah…
    makanannya meriah banget booo
    dari timur ke barat komplit pake telor deh

    waaah. teman2 yang baiiik
    i can feel the love… love love love…
    kak Eka dan kak Narpen tipe2 orang gokil yah! (asal bukan killer ajah ^^V)
    gayanya… mana tcha-khaaan *O*Y
    hmmm… di Indonesia tuh sbnrnya byk orang genious loooh!!!
    Steven pst jg genious bgt deh. 18 y.o. dpt beasiswa k Jpan!!! that’s awe-lot! (kl awe-some doank kurang byk!) he looks genious, in nature :p

    i do agree with u! kalung n bunganya cantik bgt… tp modelnya biqin ill-feel… hahaha ^^V ^^V

    hmmm… orang2 ky kita gini (cieeeh. kaya apa sih kita ini) memang rame taman bunga yah dimana2. banyak kumbang.. (maxudnyeee…) dan ramai.. (yang berkunjung, maupun berjualan. wkkkk)
    njelimet banget sih. cuma mau bilang.. sll banyak tmn dmnpun kita brada.. 😀

    ~LiOnA~
    met ultah juga buat om Gen ^^
    kok bisa lupa sih 😦 ini 1-1nya pasangan (yang aku inget) yang ultahnya barengan..

  23. Ping-balik: [Jepang dalam Foto] The Beauty of The Blogging « Fety

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s